Friday, April 5, 2019

BIOGRAFI PENULIS


   I MADE DANA SI ANAK PETANI POHON AREN




             Nama lengkapnya I Made Dana. Ia  biasa dipanggil Dana. Tapi teman –teman di sekolah memanggilnya DanDana artinya Harta dan I Made artinya Anak kedua akan tetapi ia anak pertama. Jadi arti nama adalah harta bagi orang tua nya. Ia  lahir pada tanggal 11 September 2003 di Br,Dinas Perangsari Kaja, Dusun duda utara, Kecamatan Selat, Kabupaten karangasem Bali.
 
           Ia terlahir di keluarga sederhana. Ayahnya bernama I Wayan Kartikaa Yasa dan ibunya bernama Ni Nengah Cenik Ariani Ayahnya bekerja sebagai Petani Pohon aren. Sedangkan ibunya sebagai ibu rumah tangga dan berdagang. Ia anak pertama dari dua bersaudara.  Adik nya bernama I Komang Suardana bersekolah di SDN 3 Duda Utara. Kami tinggal di Br,Dinas Perangsari Kaja, Dusun duda utara, Kecamatan Selat, Kabupaten karangasem Bali.

Ia  sekolah SD di SD N 3 Duda Utara. Lalu ia bersekolah di SMP N 3 Selat. Prestasi ia saat itu hanya mendapat juara 1 di kelas.Sewaktu ia  SMP, ia aktif di Organisasi OSIS, walaupun ia  banyak ada kekurangan. Di sinilah ia  mempelajari banyak hal yang tak lama ini ia  mulai merasakan manfaatnya. Ia  juga bergabung di Pramuka peduli. Ia sering diundang untuk mengisi acara –acara di lingkungan sekitar.

Hobinya  berlari dan berbisnis. Ia gemar lari bersama teman-teman nya  dan juga berbisnis. Karena pengaruh dari paktor ekonomi nya, ia  menyukai bisnis untuk mendapatkan uang sebagai bekal sekolahnya di SMP dulu. Pagi-pagi ia  diajak ibu kepasar dipasar ia membantu tukang bakso disana ia  diberikan uang Rp.10.000,00 setiap ia  ke pasar, disana kebahagiaan yang ia  temukan melihat raut wajah masyarakat.

Ia  pernah menjadi kordinator pengungsi pada tanggal 22 september 2017 di sebuah tempat yang bernama Lapangan Mamed Desa Sinduwati Kecamatan sidemen. Disana ia bercengkerama dengan masyarakat saling tukar pikiran sesama pengungsi, disana ia  menemukan jiwa kepeminpinan saya dan rasa bermasyarakat yang kental di dalam dirinya. Karena itu ia  bertemu dengan banyak orang contohya, Made Alit patra,Kadek Asek dan keru rekaman video sebagai (Rekankerja Birohumas dan protokol provinsi Bali)  Kadek Ekanarta (Ketua pospera provinsi bali) I Komag Badra kanda (sebagai anggota BNPB dan PMI), Modori Ito, Ndorokakung (oi denpasar) Mahsun, Debagus Angung, Ikomang Rumana sebagai kepala wilayah desa Sinduwati.  Senang rasanya dapat diberikan kesempatan meminpin warga yang terkena musibah bencana erupsi gunung agung.

Karena musibah tersebut ia mengetahui bahwa di Bali ada  sekolah gratis  bernama  SMK N Bali Mandara ia  diberi   informasi oleh salh satu temannya  dan pada akhirnya ia melamar sekolah disana dan pada akhirnya ia  diterima sekolah disana dan sekarang seperti ini kehidupan ia  hidup di lingkungan asrama.

Ada satu hal yang ia  nikmati, yaitu ia  bahagia bisa membantu masyarakat. Ia bersyukur dengan apa yang ia punya dan ia  dapatkan saat ini. Ia  tidak suka pamer dan ia  masih suka hidup seserhana  seperti dulu bisa bermasyarakat. Ia  cenderung memilih Organisasi dari pada pembelajaran.

 Ia berharap agar ia dapat seperti mereka yang memiliki ketegaran hati dan semangat yang tinggi sehingga ia  kelak dapat diandalkan di kehidupan bermasyarakat.



Nama                                     :  I Made Dana
Tempat Tgl Lahir                  :   Perangsari Kaja, 11September 2003
Nama Ayah                           :  I Wayan Kartika Yasa
Nama Ibu                              :  Ni Nengah Cenik Ariani
Tempat Tinggal Sekarang     : Jl, Airsanih, Desa Kubutambahan, Kabupaten Buleleng
Asal Sekolah                         :  SMK N Bali Mandara
Cita-cita                                 : Polisi Teknologi

Situs Peribadi                        
E-mail                                    : danaimade41@gmail.com
Facbook                                 : Dana Made
Instagram                               : Made3764
Tuiter                                      : @imadedana3
Blogspot                                 : http://imadedana.wodpress.com
Youtube                                  : Silakan di klik

VIDEO


                 Di bawah ini merupakan video dokumen tasi yang kami aploud di dalam cenel youtub resmi sekolah SMK N Bali Mandara. Video ini kami buat  sebagai bahan laporan kegiatan, kepada pembina bahwa salya acara yang kami adakan sudah berjalan dengan lancar

               untuk ling youtub sekolah yang resmi bisa di akses di bawah ini tujuan kenapa kami memiliki tim dokumentasi supaya semua kegiatan yang kami buat bisa diketahui oleh semua orang dan bisa memberikan wawasan yang luas kepada masyarakat umum.

Silakan Klik





BERKAS LAPORAN

Di bawah ini merupakan administrasi yang kami buat untuk bukti laporan pertanggung jawaban kami di organisasi.


silakan di download bahan mentah nya.  

  1. susunan acara
  2. proposal
  3. ketntuan lomba
  4. ketentun lomba


PERSIAPAN LOMBA

        Persiapan lomba yang membuat siswa saling bahu membahu membuat suatu karya inopasi  baru bagi generasi muda. Yang dimana mereka membuat suatu acara agar bagus, meriyah dimana siswa harus mendisain panggung, mempersiapkan semua administrasi dan yang lainya supaya acara nantiya bisa berjalan dengan lancar dan baik supaya tidak ada hambatan dalam pengerjaaan acara itu perlu pengawasan dari ibu bapak guru selaku pembina di suatu organisasi yang di ikutinya.


peroses pembuatan disain panggung yang dihiasi dengan disain has bali contohnya ambu, busung sampian, penjor, dan banyak lagi yang linya.












berkerja sama itu yang terpenting dalam kita mengerjakan sebuah pekerjaan beser. gotong royong saling bahu membahu satu sama lain itu yang terpenting dimana kita harus menyamakan pendapat wawasan kita twekait dengan pekerjaan yang kita lakukan





teman yang selalu bersama walau banyak tangtangan menghadang didepan itulah teman, terima kasi teman - teman yang selalu mendukungku dan menghiburku tat kala aku sedih.

CIPTA BACA PUISI BALI

           Cipta baca puisi bali ini sangat mengundang antusiasme para siswa untuk mengikuti kegiatan ini dimana siswa tertarik mengikuti kegiatan ini dengan penuh kesenangan dan kegembiraan tampa melihat juara yang natinya mereka dapatkan tapi mereka mencari peroses untuk membuat karya mereka sendiri sehingga mereka bisa menciptakan suatu karya yang bagus.

                       Gambar siswa sedang mengerjakan hasil karya puisinya sendiri.







NYURAT LONTAR


              Nyurat lontar merupakan salah satu budaya yang kita miliki di bali karena nyurat lontar sudah ada sejak dahulu kala. Orang tua jaman dulu sering membuat cerita menggunakan bahasa sang sekerta dilontar kebanyakan yang kita temui menggunakan akasa bali. Orang tua jaman dulu membuat pupuh,cerita, di dalam lontar dan tak kalah bagusnya lukisan di dalam lontar yang mereka tulis menggunakan alat yan g bernama pengerupak. Tpi seiring berjalanya waktu nyurat lontar sudah jarang kita ketemui saat ini kebanyakan generasi muda kita sudah mulai melupakan akasa bali kita sendiri mulai dari penggunaan bahasa bali. Di era teknologi saaat ini sedikit sekali generasi muda bali yang bisa nyurat aksare bali di kertas maupun di loantar maka dari pada itu SMK N Bali Mandara mengadakan acara yang dinamakan Taksu Bali disini kami ingin mengajak generasi muda bali agar senantiasa menggunakan bahasa aksara bali. 
                   
                  Dalam acara ini bukan hanya siswa saja yang mengikuti perlombaan ini melainkan ibu Bapak guru juga ikut dalam perlombaan ini mereka unjuk kebolehan bawa salya kita bisa untuk mengajarkan generasi muda kita akan budaya kita sendiri yang ada di Bali. Raut ceria mereka memberikan isyarat bahwasalya budaya bali masih bisa populer di kalangan remaja bali.
          
                      Berikut ini merupakan gambar kegiatan serangkaian perlombaan nyurat lontar.


Ibu Bapak dewan guru sedang melakukan nyurat lontar menggunakan akasara bali

siswa menulis aksare bali di kertas dengan semangat mereka membuat inopasi dan terobosan yang baru untuk mempelajari budaya bali.

hasil karya siswa yang menulis aksara bali  di buku tulis mereka dengan membuat suatu karya inopasi lukisan (Baligrafi) menggunakan akasara bali.

hasil karya siswa nyurat lontar pada saat kegiatan berlangsung

dengan serius dan cekatan siswa melakukan perlombaan ini supaya memberikan hasil yang maksimal dan bagus nantinya supaya bisa memenagkan perlombaan

                                                                    Baligrafi




senyum gembira ibu bapak guru dalam melaksanakan kegiatan ini membuat siswa tambah semangat lagi untuk mengikuti kegiatan selanjutnya.







Tuesday, April 2, 2019

Kegiatan Bulan Bahasa Di SMK N Bali Mandara

BULAN BAHASA BALI

Gubernur Bali DR. IR. Wayan Koster, MM menerbitkan Peraturan Gubernur (pelindungan  dan penggunaan  bahasa, aksara, dan sastra bali serta penyelenggaraan bulan bahasa bali. pelindungan  dan penggunaan  bahasa, aksara, dan sastra bali serta penyelenggaraan bulan bahasa bali itu tertuang dalam  Pergub nomor 80 tahun 2018 tentang pelindungan  dan penggunaan  bahasa, aksara, dan sastra bali serta penyelenggaraan bulan bahasa bali. pelindungan  dan penggunaan  bahasa, aksara, dan sastra bali serta penyelenggaraan bulan bahasa bali telah diberlakukan sejak 26 September 2018 lalu.



Nah karena hal itu kami di SMK N Bali Mandara melaksanakan yang namaya Bulan Bahasa Bali yang dimana acara ini diadakan di sekolah kami ada banyak perlombaan yang kami adakaan untuk mendukung pergub gubernul Bali yang bertujuan untuk melestariakan budaya Bali salah satunya adalah Nyurat Lontar, Masatwe Bali, Cipta dan Baca Puisi yang di jaman sekarang sedikit generasi muda kita yang bisa menggunakan bahasa Bali dan budaya Bali.

Lomba yang pertama adalah yurat lontar yang dimana pesertanya adalah siswa siswi tidak mau kalah Ibu Bapak dewn guru juga ikut berpartisipasi mengikuti kegiatan perlombaan ini dan bahkan diikuti juga oleh Bapak kepala sekolah I Wayan Agustiana, S.Pd. M.Pd beliyau juga ikut berpartisipasi dalam lomba ini alasan beliyau mengikuti perlombaan ini karena beliau cinta akan budaya bali dan iya ingin mengajarkan generasi muda kita untuk mencintai budaya kita sendiri, kalau bukan kita siapa lagi yang akan melestariak budata ini. Hasil dari tulisan lontar ini akan langsung di arsipkan di sekolah kami sebagai hiasan yang indah yang didalamya berisi banyak makna dan filosofi dan serta  berisi banyak ilmu pengetahuan didalamya. karya yang indah ini kami pajang di dalam rak lemari kaca yang bisa dilihat oleh semua siswa sebagai bahan motipasi pendorong agar mau melestarikan budaya bali.



            Selain mengadakan lomba nyurat lontar, di sekolah kam juga mengadakan lomba cipta dan baca puisi bali yang dimana peserta lomba ini adalah perwakilan dari Gerha (gerha merupakan keluarga kecil yang kami miliki di sekolah SMK N Bali Mandara sebagai pengganti keluarga kita dirumah karena di sekolah SMK N Bali Mandara adalah sekolah berasrama. Setiap Gerha terdiri dari Mata Dan pita sebagai orang tua asuh orang tua asuh ini mengasuh dan 45-50 siswa yang mereka rawat layaknya anak mereka sendiri). Dalam perlombaan ini setiyap gerha wajib mengirimkan perwakilanya untuk mengikuti lomba cipta dan baca puisi ini.



Setelah itu dilakukan lomba masatwa bali yang dimana siswa harus menghapalkan naskahnya sendiri lomba ini memakai bahasa bali alus dan lomba ini diwakilkan oleh siswa pergerha setiyap gerha bisa mengirimkan minimah 1 pasang putra dan putri untuk tema dari lomba ini bebas. Tidak mau kalah ibu paka guru juga ikut dalam berlombaan ini mereka unjuk bakatnya dalam berbicara bahasa ingris.



Yang paling seru adalah lomba mading yang dimana disini siswa dam matha pita bisa berbaur memuat gagasan dan terobosan yang menjadi satu kesatuan untuk mencari ide yang nantinya di tuwangkan kedalam bentuk mading. Mading yang dibuat harus terdapat materi tentang terobosan kereatip untuk mengajegkan budaya, sastra bali dan yang paling penting aksara Bali yang semakin hari hilang tergerus arus teknologi digital.



Di dalam acara tersebut ada pertunjukan yang menghibur yang dimana gerha-gerha bersatu membuat pertunjukan pementasan derama (lawak bali) di dalam tema derama terssebut mengangkat cerita tentang  perjuangan generasi muda bali untuk berusaha belajar bahasa bali, budaya Bali, penggunaan pakean adat yang benar, dan memajukan budaya bali dengan dialog yang membuat penghibur tertawa dan tak kalah serunya iringan musik yang menabjubkan dari siswa yang menggunakan alat musik gerantang, tektekan, dan kelaborasi antara musi moderen dan teradisional sehingga menciptakan musik yang unuik.



Di dalam acara ini kami juga membetuk panitiya sendiri dari siswa yang dipilih melalui perwakilan MOK (Mpk,Osis,dan KY) karena disekolah kami memiliki moto Dari, Oleh,Untuk, Dan Bagi yang diawasi oleh ibu bapak-dewan guru. Dengan begitu kami harus siyap membuat administrasi yang lengkap dan memperhitungkan pendanaanya dengan begitu kami diajarkan supaya kami nantiya bisa menjadi generasi muda yang bertanggung jawab, disiplin,mandiri dan memiliki sekil bekerja sebelum langsung terjun ke dunia indusri. Sekolah kami memiliki moto tubikam the liding schol incriting lider prener yang artinya mencetak pemimpin dan wirausahaan dimasa muda. yang memiliki tujuan untuk membina karakter dan sekil nantiya pada saat kita tamat dari smk n bali mandara.

Nah inilah acara puncaknya yaitu pengumuman juaranya untuk siswa yang mendapatkan juara akan mendapatkan piagam+buku novel+baju kaos. Siswa tidak ada memikirkan juaranya tapi siswa memikirkan proses untuk membuat acara tersebut sampai selesai dan berjalan dengan lancar.



Setelah acara selesai siswa dan siswi akan mengimplementasikan ilmu yang sudah didapatka di lingkungan sekolah dengan cara kami membuat program bali nis the yang artinya 1 hari pul menggunakan bahasa bali di sekolah kami senin sampai jumat menggunakan bahasa ingri kecuali ari kamis. hari kamis dan sabtu menggunakan bahasa bali dan pada hari minggu menggunakan bahasa bebas (bahasa setempat bahasa daerah contohya saya dari karangasem sayang menggunakan bahasa kami di karangasem karena disekolah smk n bali mandara siswanya dari seluruh provinsi bali jadi bahasa daerahya berbeda-beda disanalah kebahagiaan bagi kami bisa mengetahui bahasa daerah masing masing di bali).

Tujuan dari kegiatan bulan bahsa yang kami buat adalah untuk menyadarkan generasi muda bali supaya sadar akan budaya, bahasa daerah mereka sendiri, supaya sadar akan keunikan budaya kita di pulau bali ini yang di kenal dengan pulau seribu pura, mengajak generasi muda untuk mencintai budaya kita sendiri, dan ada banyak lagi tujuanya yang lainnya.


“inggatlah bahwa harta yang paling mahal di dunia ini adalah pengalaman hidup kita bukanya uwang  yang bisa menimbulkan permasalahan kedepanya bagi kehidupan kita”

“seberapa canggihya teknologi sekarang ini jangan pernah lupa akan budaya kita yang sudah ada sejak dulu dan sudah mendarah daging di diri dan raga kita”